Thursday, August 16, 2018

Manfaat Membaca Alkitab


Seorang Kakek hidup di suatu perkebunan di suatu pegunungan sebelah timur Negara bagian Kentucky (Amerika) dengan cucu lelakinya yg masih muda. Setiap pagi Kakek bangun lebih awal dan membaca Alkitab di meja makan di dapurnya. Cucu lelaki nya ingin sekali menjadi seperti kakeknya dan mencoba untuk menirunya dalam cara apapun semampunya.

Suatu hari sang cucu bertanya, " Kakek! Aku mencoba untuk membaca Alkitab seperti yang kakek lakukan tetapi aku tidak memahaminya, dan apa yang aku pahami aku lupa secepat aku menutup buku. Apa sih kebaikan dari membaca Alkitab?" Dengan tenang sang Kakek mengambil keranjang tempat arang, memutar sambil melobangi keranjang nya ia menjawab, " Bawa keranjang ini ke sungai dan bawa kemari lagi penuhi dengan air."

Maka sang cucu melakukan seperti yang diperintahkan kakek, tetapi semua air habis menetes sebelum tiba di depan rumahnya. Kakek tertawa dan berkata, "Lain kali kamu harus melakukukannya lebih cepat lagi," Maka ia menyuruh cucunya kembali ke sungai dengan keranjang tsb untuk dicoba lagi. Sang cucu berlari lebih cepat, tetapi tetap, lagi2 keranjangnya kosong sebelum ia tiba di depan rumah. Dengan terengah-engah, ia berkata kepada kakek nya bahwa mustahil membawa air dari sungai dengan keranjang yang sudah dibolongi, maka sang cucu mengambil ember sebagai gantinya. Sang kakek berkata, " Aku tidak mau ember itu; aku hanya mau keranjang arang itu. Ayolah, usaha kamu kurang cukup," maka sang kakek pergi ke luar pintu untuk mengamati usaha cucu laki-lakinya itu.

Cucu nya yakin sekali bahwa hal itu mustahil, tetapi ia tetap ingin menunjukkan kepada kakek nya, biar sekalipun ia berlari secepat-cepatnya, air tetap akan bocor keluar sebelum ia sampai ke rumah. Sekali lagi sang cucu mengambil air ke dalam sungai dan berlari sekuat tenaga menghampiri kakek, tetapi ketika ia sampai didepan kakek keranjang sudah kosong lagi.

Sambil terengah-engah ia berkata, " Lihat Kek, percuma!" " Jadi kamu pikir percuma?" Jawab kakek. Kakek berkata, " Lihatlah keranjangnya. " Sang cucu menurut, melihat ke dalam keranjangnya dan untuk pertama kalinya menyadari bahwa keranjang itu sekarang berbeda. Keranjang itu TELAH BERUBAH dari keranjang arang yang tua kotor dan kini BERSIH LUAR DAN DALAM.

"Cucuku, hal itulah yang terjadi ketika kamu MEMBACA ALKITAB. Kamu TIDAK BISA MEMAHAMI atau INGAT segalanya, tetapi KETIKA kamu MEMBACANYA LAGI, kamu AKAN BERUBAH, luar dalam. Itu adalah KARUNIA dari ALLAH di dalam hidup kita."
Mazmur 119 : 9, 105








Tuesday, November 08, 2016

TRADISI KATOLIK


Mungkin dari teman teman semua ada yang masih bingung dengan yang namanany TRADISI KATOLIK dan masih banyak yang bertanya tanya apa sih TRADISI KATOLIK ,

Pada postingan saat ini mungkin kita bisa lebih mengenal atau tahu apa yang ada pada TRADISI KATOLIK , dan pada postingan ini sebenarnya juga belum tentu 100% benar, mungkin dengan adanya ini kita bisa sekaligus sharing bersama dengan teman teman untuk memahami TRADISI KATOLIK.

Mungkin TRADISI KATOLIK yang kita ketahui hanya beberapa saja seperti Air Suci, Tanda Salib, Berlutut, namun ada banyak TRADISI KATOLIK yang masih belum bisa kita ketahui seperti poin poin di bawah ini: 
  1. Air Suci
  2. Tanda Salib
  3. Genufleksi dan Membungkuk
  4. Berdiri 
  5. Menebah Dada 
  6. Duduk
  7. Melipat tangan 
  8. Berlutut
  9. Berjalan Menuju Komuni
  10. Menirima Komuni
Dari ke sebelas poin di atas hanya ada mungkin 1-3 atau 1-4 point saja yang kita tahui, 
Dan dari ke 11 point tersebut ini sebenarnya memiliki arti masing masing teman teman dalam TRADISI KATOLIK,

Dan tentu tidak hanya 11 Poin tersebut masih ada banyak lagi TRADISI KATOLIK dari gereja Katolik. karena nantinya kita Gereja Katolik ini akan berkembang.

Mungkin pada kesempatan lain, saya akan coba bahas 11 Point yang ada di atas apa namun pada kesempatan ini kami mohon juga tanggapan dari teman teman, untuk memberi tanggapan atau arti yang kalian tahu dari point point di atas, misal : 
Air susci : di gunakan untuk tanda atau membersihkan diri pada saat ingin masuk gereja, atau air yang sudah di berkati, 

Teman Teman bisa beri tanggapan di comment di bawah ini atau teman teman bisa isi atau kirim kan email ke admin@kmkbudilhur.org atau Anda bisa juga isi di contact us, 

Mari kita coba belajar lebih lagi tentang TRADISI KATOLIK,
Kami tunggu ya tanggapanya teman teman , kita di sini untuk belajar dan sharing untuk mengenal lebih dari TRADISI KATOLIK,

Thank you,
Salam,
Kami Ba



Sunday, November 06, 2016

Gathering Keluarga Mahasiswa Katolik Universitas Budi Luhur

Hai semua anggota KMK UBL! Ada info menarik nih! setelah sempat vakum selama beberapa lama, Blog KMK Budi Luhur kembali aktif dan memiliki domain sendiri yaitu kmkbudiluhur.org. Nah tunggu terus yah info-info lainnya dari pengurus KMK Budi Luhur!

Oh iya! Ngomong-ngomong soal info, pengurus KMK punya info menarik nih tentang kegiatan KMK selanjutnya! Yes! GATHERING! KMK UBL akan mengadakan acara gathering "FUN" dan kami mengundang kalian semua untuk ikut serta dalam acara ini!



Acara ini akan berlangsung pada tanggal 25-27 November 2016 dan bertempat di Mountain View Villa, Puncak, Bogor. Hanya dengan pembayaran sejumlah Rp 200.000 kalian bisa dapat sertifikat, kaos, pengalaman dan juga teman baru! Udah lulus dari Universitas Budi Luhur? Jangan khawatir! Masih boleh ikut gabung pastinya! Gak ada batas dalam menjadi keluarga!

Wuihhhh keren banget kan? Ayo buruan daftar! Kalian bisa kunjungi stand pendaftaran gathering KMK yang akan dibuka dari hari Senin, 7 November 2016 di depan lift unit 6.

Masih ada yang mau ditanyain? Tenang aja. Kalian bisa hubungin orang-orang dibawah ini.
Contact Person:
Natalia Angriani (082159274296 / line: nataliaangriani_)
Yosef Henrikus (08561676739 / line: yosefhenrikus5)

Saturday, November 05, 2016

Cara Mendapatkan jodoh seiman

Resep Pacaran Anak TUHAN | renungan harian remaja

Posted by future generation post by renungan harian remaja
kategori tips pacaran

Bahan untuk Dasar
1 pak Kasih Kristus
1 mangkuk besar Firman Allah
1 pak Doa

Bahan untuk ISI
1 Pria dan 1 Wanita, pilih yaang benar-benar matang
1 gelas Kasih Sayang Murni (KSM)
2 sendok Komitmen
2 sendok Komunikasi
1 butir Kesamaan Visi
1 potong Restu Keluarga
Rasia dan Emosi secukupnya

Bahan untuk HIASAAN/TOPING
Humor Segar,
Kegiatan Pelayanan, masing-masing dipotong kecil.
Pergi Bareng secukupnya.
Telpon-Telponan sesuai selera.

Cara Membuat

1. Untuk Dasar :
Kocok lepas Kasih Kristus smapai mengembang, tambahkan Firman ALLAH dan Doa, aduk sampai rata dan tidak lengket, sisihkan.

2. Untuk ISI :
Cuci bersih Pria dan Wanita, kupas, dan buang semua kotorannya. Rendam dalam KSM secara merata (bila Kasih Sayang sungguh-sungguh murni, akan mudah menyerap ke dalam).

3. Sesudah menyerap, lumatkan jadi satu sambil perlahan-lahan dicampur dengan Kesamaan Visi dan Restu Keluarga. Bubuhkan rasio dan emosi.

4. Sebagai bahan pengawet alami, tambahkan komitmen dan komunikasi, aduk rata.

5. Untuk TOPPING :
Campurkan semua

6. Siapkan mangkuk ceper/loyang. Alasi semua dindingnya dengan bahan dasar. Jangan tipis-tipis.

7. Ke dalamnya masukan bahan isi sampai penuh, taburi atasnya dengan campuran Humor Segar, Kegiatan Pelayanan, Pergi Bareng dan Telpon-telponan secara merata.

8. Panggang dengan api sedang sampai berwarna coklat keemasan dan harum. Siap disajikan hangat-hangat.

Saran Penyajian
Kue ini bisa dimakan kapan saja, asal tidak disajikan beku/dingin atau terlalu panas. Seandainya mulai terasa garing, tambahkan Humor Segar, Kegiatan Pelayanan, Pergi Bareng dan Telpon-Telponan. Lama persiapan kira-kira 3 bulan (tergantung kematangan pria dan wanita)
Lama masak kira-kira 1 bulan (tergantung Doa dan Firman Allah)

Daya Tahan
Lama. Percaya Deh!


Dikutip dari majalah rohani "futuregeneration"

Wednesday, June 13, 2012

Merangkai Doa Kecil dalam Perjalanan Imanku

KMK Budi Luhur mengadakan acara ziarah dan live in tahunan. Pada tahun ini daerah tempat tinggal yang dipilih oleh para panitia adalah desa Juwangi, Purwodadi. 

Pada tanggal 16 Mei 2012 pukul 15.00 beberapa peserta sudah ramai memenuhi sekre KMK yang terletak disamping gedung biru, ada yang nitip tas, makan pop mie, ngerumpi dan hanya heboh dengan barang bawaannya. Hujanpun turun begitu deras menemani sore penantian kami. 

Pukul 16.30 para panitia mulai sibuk mendata ulang peserta. Saya mendapatkan nametag saya dan disana tertulis nama saya, cicilia. Kami masuk kedalam bis, nama bisnya Symphony. Cukup bagus dan nyaman. Saat itu saya memilih duduk disamping Yulius dan Samantha, ya saya menjadi nyamuk diantara mereka. Hihihihi...

Pukul lima lewat 18 menit bus mulai jalan dari kampus Budi Luhur. Sebelum menempuh perjalanan yang akan terasa panjang kami berdoa bersama yang dipimpin oleh saya J.

Kami menempuh perjalanan yang panjang dan berhenti di beberapa rest area dan toilet karna di dalam bis tidak terdapat toilet. Akibatnya perjalanan kami lumayan terlambat dari yang sebelumnya di rencanakan.

Panitia berencana pukul 4 pagi sudah sampai di purwodadi dan kami dapat istirahat sebelum mengikuti kegiatan disana, namun ternyata kami baru tiba disana pukul 10 pagi. puji Tuhan tiba dengan selamat. Kami sampai pada sebuah wisma, wisma wana. Wana yang berarti hutan. Ya, letak wisma kami didaerah perhutani yang mengembangbiakan pohon jati, sejuk, tanpa polusi ibukota. Setelah tiba kami langsung bersiap siap dan sarapan pagi. kami harus bergegas karna pukul 10.30 kami harus datang ke misa kenaikan Isa Almasih.  


Karna saya tidak mau sampai terlambat menghadiri misa saya jalan duluan naik motor bersama Rani teman KMK saya dan Bangkit ( salah satu OMK St Michael yang mendapingi kami sepanjang acara) menuju kapel.

Khotbah di kapel pagi itu sangat menarik bagi saya, mengenai sikap kita dalam berorganisasi. Kalau seseorang berorganisasi tidak tulus dengan hati maka semua kegiatan tidak akan berlangsung dengan baik, karna tidak ada sukacita dan kasih dalam hati mereka. Kalau berorganisasi mementingkan egoisme sendiri maka organisasi akan menjadi hancur. Hal tersebut mengingatkan saya pada pentingnya bersikap dalam berorganisasi terutama organisasi/keluarga kecil KMK. 

Setelah selesai misa kira kira pukul 12.30 kami semua bergegas menuju tempat jalan salib kami yang pertama. Goa Maria Sendang Jati di Panadaran. Kami semua pergi ke Sendang Jati menggunakan 3 bis mini, angkutan kecil disana. Udaranya lumayan panas dan membuat kami semua bersauna di dalamnya. Jalan yang di tempuh pun cukup jauh, berkelak kelok dan cukup berayun ayun ketika melewati jalan yang masih berbatu batu tajam tapi ada keseruan tersendiri yang saya rasakan karna saya dapat melihat indahnya alam yang Ia ciptakan. 

Kira kira satu jam perjalanan kami tiba di Sendang Jati. Ya, diluar dugaan saya mengenai tempat Jalan Salib lainnya. Tempat ini sangat berbeda, bersatu langsung dengan Alam, kurang sentuhan tangan tangan arsitektur yang membuatnya indah tapi tetap terasa indah karna semua alami dan bersatu dengan alam, sehingga lebih terasa dekat dengan penciptanya. Kami dibagi dalam 4 kelompok jalan salib. Saya kelompok 4 yang menjadi kelompok terakhir.

Setelah selesai kira kira pukul 16.30 kami semua kembali ke Wisma Wana. Setelah tiba disana saya langsung membooking kamar mandi sebelum banyak yang mandi. Setelah mandi saya beristirahat sejenak merilekskan badan dari lelahnya acara sepanjang hari sejak kemarin lalu menyantap makan malam. 

Pukul 20,00 acara dimulai, kami semua berkumpul di aula wisma, disana terdapat bapak ronald pemilik dari wisma yang kami tempati sekaligus yang bertanggung jawab terhadap hutan di juwangi. Disana juga terdapat orang liturgi, Romo Ipeng dan Romo Carol, juga para OMK St. Michael. 

Acara pertama di buka oleh panitia. Kami semua mempersembahkan lagu Mars KMK yang diiringi keyboard oleh Yauhan. Lalu pihak liturgi Juwangi membawakan materi mengenai kepribadian. Satu materi yang saya ingat adalah manusia = pensil.  

Manusia itu ibarat sebuah pensil. Ada 5 pokok penting dan apabila kita berhasil menerapkannya maka kita akan merasakan damai dalam menjalani kehidupan ini. 

1. Pensil mampu menghasilkan karya yang indah,namun sebagai sebatang pensil,ada tangan yang senantiasa bekerja dan membimbing. Kita menyebutnya tangan Tuhan yang membimbing kita sesuai kehendakNya. 

2. Ketika pensil mulai tumpul pensil harus diraut. Pensil akan merasa sakit sedikit namun setelahnya ia akan menjadi lebih tajam. Begitu juga dengan kita. Kita harus menanggung beberapa penderitaan dan kesedihan untuk menjadikan kita menjadi lebih baik. 

3. Ketika pensil salah ada penghapus yang dapat menghapus kesalahan yang dilakukan begitu pula dengan kita yang terkadang sering melakukan dosa lalu mohon ampun pada Bapa dan kembali lagi berkarya 

4. bagian yang terpenting dari sebatang pensil bukan bagian luarnya yang dari kayu,tapi bagian dalamnya yang dari grafit. Jadi yang terpentin dalam diri kita ada didalam hati nurani kita. 

5. Setiap goresan yang dilakukan akan meninggalkan bekas,begitu pula dengan apa yang kita lakukan dalam hidup. 

Acara selanjutnya diisi oleh pak Ronald. Beliau menceritakan kehidupan perhutani, sebagai manusia kita harus mencintai Alam karna Alam adalah ciptaan Allah. Beliau juga memberikan cuplikan bagaimana pentingnya air dalam kehidupan manusia dan bagaimana sikap kita dalam pelestarian alam khususnya menghargai air. Hal tersebut membuat saya semakin sadar bahwa alam ini perlu dijaga. 

Setelah pak Ronald selesai menyampaikan sambutannya giliran para Romo yang mengisi materi. Kami melakukan beberapa Ice breaking yang menyenangkan dan membuat seluruh peserta bergoyang.







Materi yang dibawakan oleh Romo sangat menarik hati saya. Pertama tama kami semua dibagi menjadi 8 kelompok. Kelompok ini akan terus bersama sampai besok hari. Setelah membuat satu kelompok kami berbaris dan duduk romo memulai dengan game pijet pijetan. Merilekskan badan yang capek seharian. Setelah itu Romo meminta perwakilan kelompok untuk maju kedepan. Kelompok saya memilih dito untuk maju kedepan. Saat didepan semua dibagikan telur tetapi ketika giliran kelompok saya mengambil telur ternyata telurnya kurang sehingga kami tidak kebagian. Satu kalimat yang romo ucapkan saat itu adalah

“Jangan kecewa karena kami terlambat mendapatkan telur, setiap hal terjadi pasti ada maksudnya. Yang terakhir belum tentu menjadi yang terakhir” Lalu beliau menunjuk saya “Saya kasih satu pertanyaan ya, kamu sering terlambat ya datang kuliah?” 



Lalu saya mengangguk dan mengataka “Iya”
“Itu sebabnya kelompokmu dapat telur terlambat” 

Jlebbb.. kok bisa tau. Haha saya sedikit penasaran. Ketika telur miliks kelompok saya datang kami semua dibriefing. Telur ini harus didoakan terlebih dahulu, setiap pribadi harus menyatakan ujud dari doakan dan didoakan pada telur tersebut. Telur itu harus selalu dibawa, setiap 5 menit sekali telur itu harus dipindah tangankan ke teman lain. Telur itu tidak boleh menganggur da n harus selalu dipegang, ketika saya ingin memulai mendoakan telur tersebut tiba tiba saja saya melihat keretakan pada telur kelompok saya. Wah kejadian buruk lagi. Saya lalu bilang pada romo dan Romo menukarkan telur saya dengan telur yang baru. Kami mulai berdoa bersama. Dan dengan penuh keyakinan dengan teguh dan percaya kami yakin bahwa telur ini akan kuat. Romo pun memberkati setiap kelompok.
Setelah itu panitia membagikan lilin kepada kami. Romo memulai dengan renungan penenang hati lalu menistruksikan bahwa kita harus menjaga lilin itu agar tidak padam, kita harus percaya dan berdoa atau menyanyi apa saja dan yakin bahwa api itu akan terus menyala. Sambil berbaris kami mulai berjalan keluar dan keliling wisma dengan api menyala. Kami harus menjaga api itu agar tetap menyala. Saya  dan kelompok saya berdoa Salam Maria sepanjang jalan dan kami dapat kembali ke wisma dengan api yang menyala dan tidak sekalipun mati. Setibanya di wisma romo bertanya kepada kelompok saya apakah lilin kami ada yang mati. Dan kami menjawab tidak. Lalu ia bertanya bagaimana perasaan ketika lilin tidak mati. Pastinya bangga. Banyak kelompok lain yang lilinnya ada yang mati beberapa. Puji Tuhan lilin kami selamat.


Setibanya di wisma kami masing masing kelompok diminta membuat lingkaran lalu duduk. Dengan lilin menyala Romo meninstruksikan kami untuk meneteskan lilin itu ketangan kiri. Lalu dengan hati hati dan takut saya mulai meneteskan lilin itu ke tangan kiri. Dengan menutup mata saya menahan sakit panasnya lilin itu menusuk kedalam kulit saya. Lalu Romo menjelaskan bahwa itu adalah rasa sakit  ketika kita melakukan pekerjaan yang sia sia, tidak berguna dan menyakiti diri sendri. Lalu Romo meminta kami meneteskan lagi ke tangan kanan. Walau sakit yang dirasakan hanya sebentar namun sakit itu begitu menusuk.
Malam berganti subuh. Berikutnya Romo meminta kami meneteskan lilin itu pada tangan kanan teman kami yang ada disebelah kiri. Bayangkan kita mengetahui sakitnya dan kita harus menyakiti orang yang tidak bersalah disamping kita dengan lilin itu. dengan meminta maaf sebelumnya saya meneteskan lilin itu pada teman saya, dan teman saya yang lain juga meneteskan itu pada tangan saya. Nyess.. panas, itu sama halnya ketika kita menyakiti orang lain.
Lalu lilin diambil dan kami semua harus menutup mata. Sambil berdoa bersama tiba tiba saja ada lilin yang menetes di tangan saya. Perih sangat perih. Bukan hanya setetes tetapi beberapa tetes. Itu adalah cobaan yang ada di hadapan kita yang datang kapanpun tanpa kita ketahui dan harapkan.
Setelah itu tibalah pada pengunjung acara dimalam itu yaitu menyebrangi laut merah. Dengan 2 buah papan dan sebuah tongkat kami diminta menyebrangi lautan, tanpa suara dan dengan kerjasama.


Setelah itu kira kira pukul 2.00 pagi acara sepanjang hari itu ditutup oleh doa dan kami pergi tidur. Sebelumnya Romo menjanjikan bahwa kami akan tidur berkualitas, walau hanya beberapa jam tapi kami akan bangun dengan badan yang bugar. Jam 2 kami pergi tidur dan kami harus bangun pukul 5 pagi. hanya 3 jam waktu kami untuk tidur.
Tanggal 18 Mei 2012 Pukul 5.00 pagi. Saya  bangun dengan sendirinya. Malam itu  saya tidur di aula bersama panitia lainnya. Pagi hari dijuwangi udaranya sangat menyenangkan sejuk dan bebas polusi pastinya. agak siang kami semua para gadis berjalan bersama sama ke sendang, sendang adalah sebuah permandian alami. Berkeliling tembok dan beratap langit sungguh klasik dan menyenangkan. Yaa walau was was juga takut tetangga sebelah para lelaki mengintip ketika kami sedang mandi. Tempatnya cukup luas untuk menampung kami semua dan konon siapa yang mandi disana akan awet muda :p hihihihi...


Setelah mandi dan sarapan kami semua mengikuti misa harian di rumah bapak ronald. Misa di pimpin oleh romo Karol dan musik dibawakan oleh Romo ipeng. Pada saat doa umat kami berdoa berdua dua. Seorang mendoakan temannya yang lain. Khotbah yang diberikan pagi itu juga sangat bagus.












Setelah misa kami berfoto bersama sebentar mengabadikan momen momen kebersamaan di rumah belanda berumur 100tahun.









to be continue...
by cicilia lestari


Friday, May 25, 2012

Cangkir Cantik

Cangkir Cantik


Sepasang opa dan oma pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang cantik "Lihat cangkir itu," kata si oma kepada suaminya. "Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat," ujar si opa.

Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara "Terima kasih untuk perhatiannya, perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi, aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorang penjunan dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar. Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pusing. Stop ! Stop ! Aku berteriak, Tetapi orang itu berkata "belum !" lalu ia mulai menyodok dan meninjuku berulang-ulang. Stop ! Stop ! teriakku lagi. Tapi orang ini masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalam perapian. Panas ! Panas ! Teriakku dengan keras. Stop ! Cukup ! Teriakku lagi.

Tapi orang ini berkata "belum !" Akhirnya ia mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku pikir, selesailah penderitaanku. Oh ternyata belum. Setelah dingin aku diberikan kepada seorang wanita muda dan dan ia mulai mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. Stop ! Stop ! Aku berteriak. Wanita itu berkata "belum !" Lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan ia memasukkan aku lagi ke perapian yang lebih panas dari sebelumnya ! Tolong ! Hentikan penyiksaan ini ! Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi orang ini tidak peduli dengan teriakanku. Ia terus membakarku.

Setelah puas "menyiksaku" kini aku dibiarkan dingin. Setelah benar-benar dingin seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca. Aku melihat diriku. Aku terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya, karena di hadapanku berdiri sebuah cangkir yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku.

Saudara, seperti inilah Allah membentuk kita. Pada saat Ia membentuk kita, tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata. Tetapi inilah satu-satunya cara bagi Allah untuk mengubah kita supaya menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan Allah. Yak 1 : 2 - 4 "Saudara-saudaraKu, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai pencobaan, sebab kamu tahu bahwa UJIAN terhadap IMANMU menghasilkan KETEKUNAN. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang supaya kamu MENJADI SEMPURNA dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun." Apabila anda sedang menghadapi ujian hidup, jangan kecil hati, karena Alllah sedang membentuk anda. Bentukan - bentukan ini memang menyakitkan tetapi setelah semua proses itu selesai. Anda akan melihat betapa cantiknya Allah membentuk anda.

Monday, July 11, 2011

Be A Young Greener with 3H (Head, Hand and Heart)

Pelatihan Promotor Gerakan Lingkungan Hidup

 Apakah Anda:
  • Orang muda katolik berusia antara 17-30 tahun?
  • Memiliki kepedulian akan lingkungan hidup?
  • Menyukai kegiatan-kegiatan yang bertemakan lingkungan hidup?

Jika YA, yuk ikutan "Be A Young Greener with 3H (Head, Hand, and Heart)" bersama GROPESH (Gerakan Orang Muda Peduli Sampah).

Sabtu & Minggu - 23 s/d 24 Juli 2011
@Civita - Jl. Cimandiri 50 RT 004/05, Cipayung, Ciputat 15411

Biaya: Rp 100rb/orang
Termasuk penginapan, makan, snack dan souvenir menarik dari Gropesh.

Selain bisa berkenalan dengan teman-teman dengan kepedulian yang sama, kalian akan diajak untuk bisa lebih mengenal mengenai Global Warming, Habitus, pelatihan pengolahan sampah organik-non organik, juga akan mendapatkan pengarahan motivasi serta spiritual.

Bersama narasumber:
  • Romo Al. Andang L. Binawan SJ (Vikep KAJ)
  • Ayu Utami (Novelis, kurator, dan penggiat lingkungan hidup)
Dapatkan info lebih lengkap di paroki masing-masing atau email ke gropesh@gmail.com
 

Hubungi:
Dee 0856 186 5750
Maya 0852 155 71532
Valent 0899 988 9071
Stella 0815 1370 2008

Taruh Sampah Jadikan Berkah,
Gropesh

    Saturday, July 02, 2011

    Bibir Seorang Kristen

    Bibir Seorang Kristen


    Suatu masa hiduplah seekor singa yang liar dan buas. Setiap kali bertemu makhluk hidup lain dan terutama manusia pasti saja akan diterkam dan dilahap habis. Tulang-tulang yang keras sekalipun pasti akan remuk dan tak pernah tersisa oleh taringnya yang runcing. Suatu saat, ketika tahu bahwa orang kristen adalah orang-orang baik, maka berkatalah ia kepada teman-teman singa yang lain: 'Aku telah mendengar seruan di padang gurun, dan saya ingin bertobat. Saya pasti tak akan menggangu orang-orang kristen lagi. Saya akan membiarkan mereka tetap hidup, dan tak akan lagi menjadikan mereka santapan pemuas isi perutku.'

    Namun setelah lewat beberapa hari, seorang kristen lewat. Singa liar dan buas itu sekali lagi melahap orang itu. Seluruh bagian tubuh orang tersebut dimakan habis tak tersisa, kecuali bibirnya. Ia lalu dicemoohi teman-temannya: 'Bukankah engkau ingin bertobat dan berjanji tak akan menjadikan orang kristen sebagai santapan lezatmu?? Mengapa hari ini engkau justru sekali lagi membunuh seorang kristen?'

    Singa buas itu menjawab: 'Saya memang sudah berjanji untuk tidak menerkam orang kristen. Namun orang yang telah kumakan itu telah kucium sebelum diterkam. Ternyata sama sekali tak tercium aroma kekristenan, kecuali bibirnya saja. Karena itu bibirnya sajalah yang tidak kumakan.'

    ------------------------
    Setiap kebajikan harus diungkapkan lewat perbuatan nyata, dan bukannya
    cuman lewat kotbah yang berapi-api.

    Monday, June 27, 2011

    Manfaat Membaca Alkitab


    Seorang Kakek hidup di suatu perkebunan di suatu pegunungan sebelah timur Negara bagian Kentucky (Amerika) dengan cucu lelakinya yg masih muda. Setiap pagi Kakek bangun lebih awal dan membaca Alkitab di meja makan di dapurnya. Cucu lelaki nya ingin sekali menjadi seperti kakeknya dan mencoba untuk menirunya dalam cara apapun semampunya.

    Suatu hari sang cucu bertanya, " Kakek! Aku mencoba untuk membaca Alkitab seperti yang kakek lakukan tetapi aku tidak memahaminya, dan apa yang aku pahami aku lupa secepat aku menutup buku. Apa sih kebaikan dari membaca Alkitab?" Dengan tenang sang Kakek mengambil keranjang tempat arang, memutar sambil melobangi keranjang nya ia menjawab, " Bawa keranjang ini ke sungai dan bawa kemari lagi penuhi dengan air."

    Maka sang cucu melakukan seperti yang diperintahkan kakek, tetapi semua air habis menetes sebelum tiba di depan rumahnya. Kakek tertawa dan berkata, "Lain kali kamu harus melakukukannya lebih cepat lagi," Maka ia menyuruh cucunya kembali ke sungai dengan keranjang tsb untuk dicoba lagi. Sang cucu berlari lebih cepat, tetapi tetap, lagi2 keranjangnya kosong sebelum ia tiba di depan rumah. Dengan terengah-engah, ia berkata kepada kakek nya bahwa mustahil membawa air dari sungai dengan keranjang yang sudah dibolongi, maka sang cucu mengambil ember sebagai gantinya. Sang kakek berkata, " Aku tidak mau ember itu; aku hanya mau keranjang arang itu. Ayolah, usaha kamu kurang cukup," maka sang kakek pergi ke luar pintu untuk mengamati usaha cucu laki-lakinya itu.

    Cucu nya yakin sekali bahwa hal itu mustahil, tetapi ia tetap ingin menunjukkan kepada kakek nya, biar sekalipun ia berlari secepat-cepatnya, air tetap akan bocor keluar sebelum ia sampai ke rumah. Sekali lagi sang cucu mengambil air ke dalam sungai dan berlari sekuat tenaga menghampiri kakek, tetapi ketika ia sampai didepan kakek keranjang sudah kosong lagi.

    Sambil terengah-engah ia berkata, " Lihat Kek, percuma!" " Jadi kamu pikir percuma?" Jawab kakek. Kakek berkata, " Lihatlah keranjangnya. " Sang cucu menurut, melihat ke dalam keranjangnya dan untuk pertama kalinya menyadari bahwa keranjang itu sekarang berbeda. Keranjang itu TELAH BERUBAH dari keranjang arang yang tua kotor dan kini BERSIH LUAR DAN DALAM.

    "Cucuku, hal itulah yang terjadi ketika kamu MEMBACA ALKITAB. Kamu TIDAK BISA MEMAHAMI atau INGAT segalanya, tetapi KETIKA kamu MEMBACANYA LAGI, kamu AKAN BERUBAH, luar dalam. Itu adalah KARUNIA dari ALLAH di dalam hidup kita."
    Mazmur 119 : 9, 105

    Kisah Pohon Apel


    Si Pohon Apel Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari.Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.
    Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. “Ayo ke sini bermain-main lagi denganku,” pinta pohon apel itu. “Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi,” jawab anak lelaki itu. “Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya.” Pohon apel itu menyahut, “Duh, maaf aku pun tak punya uang… tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu. ” Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.
    Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang. “Ayo bermain-main denganku lagi,” kata pohon apel. “Aku tak punya waktu,” jawab anak lelaki itu. “Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?” “Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu,” kata pohon apel. Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira. Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.
    Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya. “Ayo bermain-main lagi deganku,” kata pohon apel. “Aku sedih,” kata anak lelaki itu. “Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?” “Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah .” Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.
    Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian. “Maaf anakku,” kata pohon apel itu. “Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu.” “Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu,” jawab anak lelaki itu. “Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat,” kata pohon apel. “Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu,” jawab anak lelaki itu. “Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini,” kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata. “Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang,” kata anak lelaki. “Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu. ” “Oooh, bagus sekali.. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang.”Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon. Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.
    Ini adalah cerita tentang kita semua… Pohon apel itu adalah orang tua kita. Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia.

    Sunday, June 26, 2011

    Mengapa wanita menangis?

    Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya “Mengapa engkau menangis?”
    “Karena aku seorang wanita”, kata sang ibu kepadanya.
    “Aku tidak mengerti”, kata anak itu.
    Ibunya hanya memeluknya dan berkata, “Dan kau tak akanpernah mengerti”.
    “Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya,”Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?”
    “Semua wanita menangis tanpa alasan”, hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.
    Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanitamenangis. Akhirnya ia menghubungi Tuhan, dan ia bertanya, “Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?”
    Tuhan berkata: “Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk
    memberikan kenyamanan “
    “Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak- anaknya “
    “Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh “
    “Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya “
    “Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya “
    “Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu”
    “Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk diteteskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan kapan pun ia butuhkan.”
    “Kau tahu: Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, sosok yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya.”
    “Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya – tempat dimana cinta itu ada.”

    Jawaban Tuhan indah sekali

    Satu-satunya orang yang selamat dari kecelakaan sebuah kapal terdampar di pulau yang kecil dan tidak berpenghuni. Pria ini segera berdoa supaya Tuhan menyelamatkannya, dan setiap hari dia mengamati langit dan mengharapkan pertolongan, tetapi tidak ada sesuatupun yang datang.

    Dengan capainya, akhirnya dia berhasil membangun gubuk kecil dari kayu apung untuk melindungi dirinya dari cuaca, dan untuk menyimpan beberapa barang yang masih dia punyai.

    Tetapi suatu hari, setelah dia pergi mencari makan, dia kembali ke gubuknya dan mendapati gubuk kecil itu terbakar dan asapnya mengepul ke langit. Dan yang paling parah pria itu kehilangan semua miliknya.

    Dia sedih dan marah pada Tuhan dan berseru: "Tuhan, teganya Engkau melakukan ini padaku?" dia menangis. Pagi-pagi keesokan harinya, dia terbangun oleh suara kapal yang mendekati pulau itu. Kapal itu datang untuk menyelamatkannya.

    "Bagaimana kamu tahu bahwa aku di sini?" tanya pria itu kepada penyelamatnya.
    "Kami melihat tanda asap yang berasal dari pulau ini", jawab mereka.

    Mudah sekali untuk menyerah ketika keadaan menjadi buruk. Tetapi kita tidak boleh goyah, karena Tuhan tetap bekerja didalam hidup kita, juga ketika kita dalam kesakitan dan kesusahan. Ingatlah, ketika gubukmu terbakar, itu adalah "tanda asap" bagi kuasa Tuhan untuk bekerja. Ketika ada kejadian negatif terjadi dalam hidup ini, kita harus berkata pada diri kita sendiri bahwa Tuhan pasti mempunyai jawaban yang positif untuk kejadian tersebut.

    Kamu berkata : Itu tidak mungkin.
    *Tuhan berkata : Tidak ada hal yang mustahil bagiKu. (Lukas 18:27)*

    *Kamu berkata : aku terlalu capai.*
    *Tuhan berkata : Aku akan memberikan kelegaan padamu. (Matius 11:28)*

    *Kamu berkata : Tidak ada seorangpun yang mencintai aku.*
    *Tuhan berkata : Aku mengasihimu. (Yohanes 3:16 ; Yohanes 13:34)*

    Kamu berkata : Aku tidak bisa meneruskan.
    *Tuhan berkata : Kasih karuniaKu cukup. (2 Korintus 12:9 ; Mazmur 91 : 15)*

    *Kamu berkata : Aku tidak mengerti.*
    *Tuhan berkata : Aku akan menuntun langkah-langkahmu. (Amsal 3:5-6)*

    Kamu berkata : Aku tidak bisa melakukannya.
    *Tuhan berkata : Kamu bisa melakukan semuanya. (Filipi 4:13)*

    Kamu berkata : Ini tidak berharga.
    *Tuhan berkata : Itu akan berharga. (Roma 8:28)*

    Kamu berkata : Aku tidak bisa memaafkanmu.
    *Tuhan berkata : Aku memaafkanmu. ( 1Yohanes 1:9 ; Roma 8:1)*

    Kamu berkata : Aku tidak bisa mengatasi.
    *Tuhan berkata : Aku akan menyediakan kebutuhanmu. (Filipi 4:19)*

    Kamu berkata : Aku takut.
    *Tuhan berkata : Aku tidak memberikan padamu roh ketakutan. (II Timotius 1:7)*

    Kamu berkata : Aku selalu kuatir dan frustasi.
    *Tuhan berkata : Serahkanlah segala kekuatiranmu kepadaku. (I Petrus 5:7)*

    Kamu berkata : Aku tidak mempunyai iman yang kuat.
    *Tuhan berkata : Aku memberi setiap orang iman menurut ukurannya. (Roma 12:3)*

    Kamu berkata : Aku tidak pandai.
    *Tuhan berkata : Aku memberikan padamu hikmat. (I Korintus 1:30)*

    Kamu berkata : Aku merasa sendirian.
    *Tuhan berkata : Aku tidak akan pernah meninggalkanmu. (Ibrani 13:5)*

    Wartakanlah ini pada siapa saja yang membutuhkan, Saya percaya ada saat-saat dimana kita merasa "gubuk" kita terbakar? (John 1:6)

    Saturday, June 25, 2011

    Test kedewasaan Bangsa Indian

    Test kedewasaan Bangsa Indian

    Ada sebuah suku di Indian yang memiliki cara yang unik untuk mendewasakan anak laki-laki dari suku mereka. Jika seorang anak tersebut dianggap sudah cukup umur untuk didewasakan, maka anak tersebut akan dibawa pergi oleh seorang pria dewasa yang bukan sanak saudaranya, dengan mata tertutup.
    Anak tersebut dibawa jauh menuju hutan yang paling dalam. Ketika hari sudah menjadi sangat gelap, tutup mata anak tersebut akan dibuka dan orang yang menghantarnya akan meninggalkannya sendirian. Ia akan dinyatakan lulus dan diterima sebagai pria dewasa dalam suku tersebut jika ia tidak berteriak/menangis hingga malam berlalu.

    Malam begitu pekat, bahkan  anak itu tidak dapat melihat telapak tangannya sendiri, begitu gelap dan ia begitu ketakutan. Hutan tersebut mengeluarkan suara-suara yang begitu menyeramkan, auman serigala, bunyi dahan bergemerisik, ia semakin ketakutan, tapi ia harus diam, ia tidak boleh berteriak/menangis, ia harus berusaha agar lulus dalam ujian tersebut.

    1 detik bagaikan berjam-jam, 1 jam bagaikan bertahun-tahun, ia tidak dapat melelapkan matanya sedetikpun, keringat ketakutan mengucur deras dari tubuhnya.

    Cahaya pagi mulai tampak sedikit, ia begitu gembira, ia melihat sekelilingnya dan kemudian ia menjadi begitu kaget, ketika ia mengetahui bahwa ayahnya berdiri tidak jauh dibelakang dirinya, dengan posisi siap menembakan anak panah, dengan golok terselip dipinggang, menjagai anaknya sepanjang malam, jikalau ada ular/binatang buas lainnya, maka ia dengan segera akan melepaskan anak panahnya, sebelum binatang buas itu mendekati anaknya. Sambil berdoa agar anaknya tidak berteriak/menangis.

    Dalam mengarungi kehidupan ini, sepertinya Tuhan "begitu kejam" melepaskan anak-anakNya ke dalam dunia yang jahat ini. Kadang kita tidak dapat melihat penyertaanNya, tapi 1 hal yang pasti IA setia, IA mengasihi kita dan IA selalu ada bagi kita, IA tidak pernah meninggalkan kita walau sedetikpun.

    KMK, what is KMK?

    Berikut postingan reflektif dari Lintong (seorang aktivis mahasiswa/KMK Unila Lampung)
    --------------------------------
    Keluarga Mahasiswa Katolik

    KMK
    (Keluarga Mahasiswa Katolik)
    … keras kepala mencari yang terbaik,rindu menjadi lebih, karena cintakasih !

    Apa sih KMK itu ?
    …Kamar Main Kartu, Keluarga Mati Ketawa….
    Tetapi yang terutama ya… : karena Kami Mencintai Kristus !
    Keluarga Mahasiswa Katolik adalah komunitas mahasiswa Katolik di lingkungan kampus, baik di universitas atau fakultas.
    Ada banyak nama yang juga sering dipakai : Misa Kampus, IKMK, atau nama lain sesuai pilihan masing-masing komunitas. Tapi intinya, dalam wadah komunitas inilah orang-orang muda Katolik di lingkungan kampus, ya kita-kita ini, berkumpul dan berkegiatan bersama sebagai satu persaudaraan Katolik muda.

    Apa ciri khas KMK ?
    Ini dia ciri yang menyatukan kita :
    1. berada di lingkungan kampus/perguruan tinggi
    2. beranggotakan kaum muda khususnya mahasiswa Katolik
    3. berbentuk komunitas
    4. disatukan oleh iman dan panggilan yang sama sebagai orangmuda Katolik Indonesia

    Bagaimana KMK muncul ?
    KMK itu muncul buat menampung dan memberi bentuk kerinduan mahasiswa Katolik di kampus-kampus untuk ngumpul dan menjalin persaudaraan dengan sahabat-sahabat mereka dalam Kristus.
    Sebelumnya lebih dulu dikenal ormas mahasiswa Katolik, yang kental nuansa organisasinya. KMK berusaha melengkapi itu dengan komunitas yang lebih akrab dan kekeluargaan sifatnya. Tapi ini tidak membuat KMK lepas dari tanggung jawabnya sebagai bagian dari Gereja Kudus, dalam olah spiritualitas, sosialitas, intelektualitas, dan solidaritas kemanusiaan yang utuh.
    KMK adalah basis, dasar, ‘dapur’ dalam gerakan orangmuda Katolik di lingkungan kampus.

    lawan tanding KMK
    kita punya lawan-lawan tanding yang tanggung loh !!! Ini dia :
    1. rasa minder sebagai minoritas !
    2. kemiskinan dan ketidakadilan
    3. manusia individualis, jiwa korup dan rakus
    4. gaya hidup hedonistik dan konsumtif
    5. dunia pendidikan yang terkomersialisasi,
    6. primordialisme dan kekerasan sosial
    7. kerusakan lingkungan dan rusaknya martabat ciptaan
    8. Lenyapnya spiritualitas dan hidup asketis

    Apakah daya magis KMK yang membuat kita lebih bermutu daripada mereka yang hidup nggak mutu ?
    1. rahmat dan cinta Tuhan sendiri, Yesus yang memanggil kita !
    2. Kolegialitas, satu sebagai saudara
    3. men & women for others : KMKers diberkati untuk mengabdi pada sesama dan kemanusiaan
    4. Semangat lebih (magis) : berjalan 2 km kalo disuruh 1 km
    5. Integritas kita : Luhur dalam semangat, Berani dalam gagasan, Gesit-tangkas di lapangan
    6. KMK selalu gembira dan ceria
    7. spontan, nakal, berani, dan kadang liar !
    8. karena kita imut, tulus, dan rendah hati

    Apa semangat dasar KMKers itu ?
    Tahu nggak, kalo lebih dari satu millenum yang lalu, St. Benedictus mengajar pada kita 4 pilar spiritualitas yang bisa memandu arah dan gerak KMK :
    1. Katolisitas (sensus Catholicus): persahabatan yang intim dengan Kristus, wawasan iman dan tradisi, hidup menggereja, karya keselamatan Allah
    2. persaudaraan ; kita semua disatukan sebagai satu saudara dalam panggilan dan perutusan
    3. intelektualitas : mengarahkan hidup pada pencarian kepada Allah yang sejati
    4. kemanusiaan : mengarahkan dan menyatukan hidup doa, studi, dan persaudaraan pada pengabdian nyata pada kemanusiaan
    Spiral gerakan KMK
    Mengikuti pesan Bapa Paus Yohanes XXXIII dalam ensiklik Mater et Magistra, kita mendapat rumusan pola gerak KMK : see-judge-act!

    KMK itu komunitas formatio, apa artinya ?
    Artinya tuh KMK melalui proses-proses di dalamnya, kegiatan, pelatihan, ziarah, obrolan, nongkrong de-el-el, menjadi rumah pembentukan dan pematangan diri bagi setiap orang muda Katolik yang terlibat di dalamnya, menjadi semakin utuh, dewasa, dan mandiri. Jadi rumah tumbuh kita-kita semua ini !

    KMK, the SMART Community
    Ingat ya rumus nya :
    1. Simpel, kecil tetapi kompak (compact) dan terorganisir
    2. Misioner, memimpin dan memandu perubahan,
    3. Akrab dan hangat, satu dalam persaudaraan
    4. Religiusitas hidup yang mendalam
    5. Transformatif ke dalam dan keluar

    Bagaimana KMK bergerak ?
    1. Ketahui tujuan-tujuan kita berKMK !
    2. dari persaudaraan menjadi perutusan !
    3. Komunitas itu ujung tombak kita !
    4. komunitas adalah lingkaran-lingkaran pemberdayaan
    5. tidak terjebak besarnya event, tetapi community organising !
    6. buatlah gerakan kongkrit !
    7. Jaga dan kembangkan kualitas para penggerak !
    8. Organisir KMKmu !
    9. Teruslah berjejaring !

    Kegiatan-kegiatan KMK kita
    Kegiatan kita lakukan di KMK untuk mengembangkan diri kita :
    • Spiritualitas : doa, retret, rekoleksi, renungan, ziarah,
    • Capacity building (pengembangan kapasitas) anggota : diskusi, seminar, pelatihan ketrampilan, LK, diklat jurnalisitik, live-in
    • Konsolidasi komunitas : camping, mancing, dolan, masak bersama, latihan koor, musik komunitas, naik gunung
    • Pengembangan komunitas : weekend, refleksi rutin bersama, evaluasi pengurus dan evaluasi komunitas, media komunitas, buku harian komunitas, pengiriman utusan, pergiliran kepengurusan, analisa situasi eksternal, belajar bersama
    • Perluasan jaringan : anjangsana, pengiriman utusan, media antarkomunitas
    • Fundraising : jual barang, jual ketrampilan, list alumni
    • Aksi karitatif : panti asuhan, bakti sosial
    • Aksi transformatif : kampanye anti AIDS, pelestarian lingkungan, bersih gunung, gerakan anti kekerasan, pendidikan gender, pendidikan kritis, lintas iman,
    • Tradisi dan hidup menggereja : latihan koor, panitia kegiatan gereja setempat
    Penggerak KMK itu….
    seorang penggerak bukanlah mereka yang terpilih karena kelebihannya, tetapi karena kemauan mereka untuk menjadi lebih bagi sesama dan dunia di sekitarnya.

    Penggerak itu orang yang ngga bisa tinggal diam melihat persoalan di sekitarnya. Ia berani mengambil tindakan mengatasi situasi yang tak diharapkan. Ia ngga tinggal diam saat melihat komunitas KMKnya terhenti, Penggerak berbuat sesuatu ketika Gerejanya mengalami kemandegan. Penggerak adalah setiap orang yang berbuat sesuatu bagi dunia yang lebih baik di sekitarnya. Mulai dari hal-hal yang paling sederhana, dan terus berkembang seturut pertumbuhannya, untuk menggarap tanggung jawab yang lebih besar bagi masyarakatnya.

    Tips dasar buat kita penggerak KMK :
    1. Kenali dirimu sendiri, potensi, motivasi, dan harapan kamu dengan KMK, dan terus perbaharui pengenalan diri itu dari waktu ke waktu
    2. bangun persahabatan yang mesra dengan Allah melalui hidup spiritual yang terbimbing
    3. Kenakan semangat dasar : kegembiraan, keberanian, persahabatan, keterbukaan, dan aksi nyata !
    4. Kenali dan bangun persahabatan yang akrab dengan semua anggota komunitasmu
    5. petakan motivasi, kemampuan, dan minat personal dari setiap anggota KMKmu
    6. pahami konteks sosial dimana kamu bergerak
    7. bangun jejaring dan persaudaraan dengan sesama penggerak KMK lain di dalam dan lintas KMK, jadikan mereka karibmu untuk bersama belajar dan berproses
    8. pahami tanggung jawabmu di tempat lain (keluarga, studi, tempat kerja, dll), bangunlah hidup yang seimbang & tertata dalam prioritas dan antara tanggung jawab-tanggung jawab itu
    9. temukan sumber semangat, kebahagiaan, kebanggaan, dan harga diri dari dalam dirimu, ingat kerja KMK adalah kerja sukarela yang tidak mudah, melelahkan, bahkan kadang menyakitkan,

    Kolegialitas para penggerak
    Lingkaran persahabatan para penggerak itu kunci lho ! Prinsip kolegialitas adalah cara kita menjaga roh keterlibatan dan komitmen kita agar selalu hidup dan dicerahkan :
    1. SEMANGAT : diri pribadi kita terus-menerus disemangati
    2. KOORDINASI : koordinasi aksi/kegiatan kita
    3. BERBAGI BEBAN : beban kerja-kerja kita terbagi bersama rekan-rekan yang lain
    4. KONTROL DAN KRITIK : evaluasi, kendali, dan masukan dibagi bersama dalam komunitas
    5. AKUMULASI PENGETAHUAN DAN PENGALAMAN : tempat pengetahuan dan studi personal kita dipertukarkan dan diperkaya satu sama lain
    6. PERSAUDARAAN : rumah bersama kita sebagai satu saudara dalam iman, panggilan, dan karya nyata
    7. ROH BERSAMA : penemuan dan pemeliharaan roh bersama dari gerakan kita
    Perhatikan para religius dalam Gereja kita, sekalipun para romo, bruder, suster tesebar ke berbagai penjuru daerah tempat mereka berkarya, mereka tak pernah kehilangan watak kolegialitas dan persaudaraan dalam panggilan dan perutusan. Kemanapun mereka pergi, semua orang yang berkehendak baik adalah saudara dalam karya dan pengabdian. Bagaimana dengan KMK kita ?

    Kreasi diri penggerak, apaan itu ?
    Kreasi diri itu kemampuan dan kebutuhan seorang penggerak untuk bertumbuh dan membangun dirinya terus menerus untuk memenuhi tantangan perkembangan dan mewujudkan visi bersama komunitasnya. Seorang penggerak harus tanpa henti belajar, melatih diri melalui berbagai cara dan dalam berbagai kesempatan.

    Ayat-ayat yang membuat seorang KMKers tersemangati…
    GEMBALA YANG BAIK (Yoh 10:11)
    Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.
    SYARAT MENGIKUTI YESUS (Mat 16:24-25)
    Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Karena barang siapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.?
    DINGIN ATAU PANAS (Wah 3:15-16)
    Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.
    PERINTAH UNTUK MELAYANI (Mat 20:26-28)
    Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani & untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.
    ALLAH YANG LAPAR DAN TELANJANG (Mat 25:35-36, 40)
    Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.
    Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

    Sunday, April 24, 2011

    Happy Easter 2011



    Happy Easter 2011!

    Sunday, April 17, 2011

    Sikap Dalam Perjamuan Ekaristi

    1. Masuk ke Gereja membuat tanda salib. Jgn buru2, tetapi hayatilah dan syukurilah bahwa karena rahmat Baptis anda bisa bergabung ke dlm persekutuan Gereja. Jgn membiasakan memberi air suci pada orang lain dgn mengulurkan jari anda. Ketika anda dibaptis anda dipanggil dgn nama pribadi anda, berarti sgt personal, maka tanda salib jgn dibuat dgn asal2an.
    2.  Perayaan Ekaristi/ Misa Kudus  adalah rangkaian doa. Maka tanda salib hanya dilakukan pada AWAL dan AKHIR MISA KUDUS saja yaitu ketika imam memulai dan mengakhiri misa. Jangan buat tanda salib banyak2. Tanda Salib disini menunjuk pada tanda salib biasa dan bukan penandaan dahi, bibir, dan dada dengan salib yg tetap harus dilakukan saan bacaan injil. 
    3. Ketika doa pembuka,  sampaikanlah ujud pribadi anda dalam hati, singkat saja sambil mengaminkan doa yg dibawakan imam. Tuhan sudah tahu masalah anda jadi tidak perlu bertele-tele. Pada zaman dahulu, kesempatan ini diisi dgn doa spontan oleh umat yg hadir, yg akhirnya ditutup oleh imam.(Kesempatan lain yg bisa dilakukan untuk menyampaikan ujud pribadi adalah ketika doa umat, pada waktu yg disediakan). 
    4. Tanda salib yg dibuat sebaiknya tanda salib besar, yaitu dgn menyentuh pusar (sebagai lambang inkarnasi Kristus). Tidak membuat tanda salib ketika imam memberi absolusi umum ("...semoga Alah mengasihani kita...dst.."), karena yg kita ikuti adalah Misa Kudus bukan Sakramen Tobat. Tidak salah membuat tanda salib dengan menyentuh dada ketika berkata "Putra". 
    5. Berlutut sebelum duduk, jgn asal2an, jgn hanya membungkuk, kecuali terpaksa. Yang ada di depan anda adalah Kristus sebenar2nya dalam rupa Hosti  di Tabernakel. Ingatlah sejenak juga akan inkarnasi Kristus. Hosti dalam Tabernakel, bisa diasosiasikan dgn Kristus dalam rahim Maria. TENTANG PAKAIAN YANG PANTAS untuk menghadap Pencipta anda sendiri yg ada secara fisik di hadapan anda, anda pasti bisa memilihnya bukan?. SEBERAPA SOPAN ANDA BERPAKAIAN MENCERMINKAN  SEBERAPA TINGGI PENGHORMATAN ANDA AKAN KRISTUS DALAM TABERNAKEL
    6. Nyanyikanlah Tuhan Kasihanilah kami dan Kemuliaan dengan penuh hormat. Harap diingat bahwa Kemuliaan adalah kidung malaikat di padang Efrata ketika kelahiran Kristus. Jadi, mohon dinyanyikan dengan penuh sukacita dan hormat.
    7. Bacaan kitab suci yg dibacakan dr ambo (mimbar) adalah waktu Allah berbicara dan kita mendengarkan, yaitu menyimak dengan penuh perhatian. Jika paroki anda menyediakan teks misa, anda lebih baik membaca kutipan bacaan sebelum misa dimulai. TATAP lektor/imamnya karena Allah sedang berbicara pada anda.Komunikasi yg baik dalam percakapan  adalah SALING MENATAP bukan? PEMBACAAN INJIL -dan bukannya homili - adalah PUNCAK LITURGI SABDA. Harap diingat, suara yg anda dengar adalah Suara Kristus sendiri karena imam bertindak IN PERSONA CHRISTI (mewakili Kristus sepenuh-penuhnya).
    8. Mohon menyanyikan KUDUS dengan sepenuh hati, dengan keagungan, jangan asal2an. Dikarenakan bahwa ketika menyanyikan/mengucapkan KUDUS kita bergabung dengan seluruh penghuni surga yang memuji Allah tak henti. 
    9. Ketika konsekrasi (Inilah TubuhKU, Inilah DarahKu atau ketika Hosti diangkat dan Piala diangkat) anda boleh mengangkat kedua tangan yg terkatup seperti ritus  ibadat di pura Hindu, NAMUN SEBENARNYA berlutut sudah merupakan ungkapan PENYEMBAHAN. Yang terpenting ketika konsekrasi adalah anda harus menatapNya. Harap diingat,  Suara yg anda dengar (Inilah TubuhKU, Inilah darahKU, adalah Suara Kristus sendiri. Lagi, hal ini dikarenakan Imam bertindak IN PERSONA CHRISTI.  Jadi? Tataplah Hosti dan Piala itu dgn penuh hormat, yakinkan pada diri anda kalau itu adalah Kristus sendiri, bukannya sibuk dengan permohonan dalam hati. 
    10. Ketika imam mengucapkan/menyanyikan : "Dengan perantaraan Kristus, bersama dia, dan dalam Dia...dst..." IKUTILAH DALAM HATI. TATAPLAH HOSTI DAN PIALA YG DIANGKAT.  Ketika "AMIN" dinyanyikan (dlm bahasa inggris disebut THE GREAT AMEN"). Mohon dinyanyikan dengan sepenuh hati, dengan suara terindah yg anda miliki. Dikarenakan bahwa THE GREAT AMEN ini adalah PUNCAK LITURGI EKARISTI.
    11. Jangan menadahkan tangan seperti imam, pada waktu berdoa atau menyanyikan  Bapa Kami.  Dikarenakan imam sedang berdoa atas nama Gereja atau IN PERSONA ECCLESIA.  Sikap yg benar adalah mengatupkan tangan, tanda berdoa. Hayatilah doa Bapa Kami. Sadarilah bahwa "rezeki" yg anda minta itu terutama adalah "Roti Hidup" dalam Ekaristi. (dlm bahasa aslinya (Aram), doa Bapa Kami menggunakan kata "roti" bukan rezeki. Pun,dalam bahasa latin digunakan kata "PANEM" yg berarti roti.) 
    12. TIDAK MENGUCAPKAN DOA PRESIDENSIAL (yg boleh diucapkan oleh imam saja) doa: "..jgn perhitungkan dosa kami tetapi perhatikanlah iman GerejaMu" Jika Imam mengucapkan "marilah kita mohon damai Tuhan" dsb sebelum doa ini, bukan berarti kita harus ikut mengucapkan doa ini. Ucapkan dalam hati saja KEMUDIAN DIAMINKAN DENGAN IMAN. 
    13. Ketika menerima komuni, TATAPLAH terlebih dahulu hosti yg diangkat sebelum ditaruh di tangan anda. AMIN HARUS DIUCAPKAN DENGAN PENUH IMAN. 
    14. Tidak perlu ikut menghormat ketika imam menghormati Tabernakel dan altar (juga pada waktu awal misa). Tidak masalah jika anda tetap melakukannya karena merupakan kebiasaaan yg  saleh. Namun kalau anda menghadiri misa di luar negeri, jangan kaget kalau di negara tertentu praktik ini tidak dilakukan. 
    15. Tanda salib pada saat keluar Gereja, sebenarnya tidak perlu dilakukan. Tanda salib sebelum anda masuk sebenarnya kurang lebih berfungsi seperti wudhu, yaitu untuk menyucikan (dan mengingatkan akan Baptis). Ketika anda selesai misa, Kristus  yang Maha Suci sudah masuk dalam tubuh anda, tidak diperlukan lagi sarana penyucian lain. Namun demikian, tidak ada salahnya kalau dilakukan, asal jgn karena latah, namun harus disertai kesadaran iman, bahwa anda kini diutus untuk mewartakan karya salib Kristus lewat perkataan dan perbuatan.
    Anda harus menjadi contoh bagi orang lain. Jangan takut untuk mensosialisasikan hal2 di atas pada siapa saja yg menghadiri misa bersama anda.

    Tambahan :
    Info ini BUKAN TPE BARU. TPE yg berlaku tetap TPE 2005.  Info ini hanya merupakan hasil olahan setelah penulis mengikuti rekoleksi liturgi di salah satu paroki di KAJ oleh komisi liturgi KWI yg pastinya juga berdasarkan TPE 2005. Coba perhatikan dengan seksama bahwa sama sekali tidak ada yg berubah. Yang ditulis di atas lebih ke arah praktikal, terutama bagaimana sebenarnya menghayati apa yg kita lakukan atau katakan atau nyanyikan setiap kali kita menghadiri Misa.

    Sampaikan dengan sopan pada saudara dari persekutuan gerejawi lain (Protestan) agar mereka tidak ikut mengambil komuni, namun boleh menerima berkat seperti katekumen yaitu dengan menyilangkan tangan di depan dada, sehingga yang memberikan komuni tahu bahwa dia bukanlah seorang katolik. Walaupun mereka tergabung dalam semacam persekutuan dengan Gereja Katolik berkat Sakramen Baptis, namun  komuni hanya diperuntukkan bagi mereka yg berada dalam persekutuan penuh dengan Uskup Roma (Paus sebagai penerus Petrus), dengan kata lain komuni hanya eksklusif untuk umat Katolik.

    Tambahan bagi perempuan katolik: Jangan merasa terhalang menerima komuni jika anda sedang mengalami datang bulan. Tuhan Yesus tidak mempermasalahkan sesuatu yg manusiawi. Konsep terhalang karena datang bulan hanya ada di tetangga seberang.

    Salam damai selalu